Eks Jubir Gus Dur Bingung SMS Ketum Perindo Dianggap Ancaman

Eks Jubir Gus Dur Bingung SMS Ketum Perindo Dianggap Ancaman
Eks Juru Bicara (Jubir) Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie M Massardi bingung soal kasus SMS dari Ketua Umum (Ketum) Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) kepada Jaksa Yulianto dianggap sebuah ancaman.

Pasalnya, menurut Adhie SMS HT kepada Jaksa Yulianto bukan sebuah ancaman. Diakui Adhie, SMS itu merupakan sebuah gagasan yang umum disampaikan banyak orang. Seperti misalnya, calon kepala daerah maupun calon presiden dan wakil presiden.

"Yang lain-lain juga begitu, misalnya kalau saya jadi presiden, orang-orang kayak kamu akan ditangkap, pungutan liar dibersihkan, terus persoalannya di mana?" kata Adhie kepada SINDOnews, Rabu (21/6/2017).

Dirinya berpendapat, seharusnya gagasan HT melalui SMS kepada Jaksa Yulianto itu didukung semua pihak. "Bukan malah diadukan dianggap mengancam, saya juga enggak mengerti kalau SMS itu dianggap mengancam, di mana ancamannya," ujar Koordinator Gerakan Indonesia Bersih ini.

Maka itu, langkah Jaksa Yulianto melaporkan HT ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri dikritiknya. "Ini hal yang menggelikan juga, menurut saya tidak ada aspek hukumnya," ungkap Adhie.‎


SUMBER : https://nasional.sindonews.com/politik